Wednesday, 17 February 2016

Cacing Tanah (Lumbricus rubellus)

                 
                             
            Selamat Datang di Peternakan Cacing
                           
       "BANGKIT JAYA"

      Kami Menjual Bibit Cacing 

           Lumbricus rubellus      
                     
           Harga Rp. 50.000 / kg 
                     ( Harga sewaktu waktu bisa berubah ).


                                      NO TELP : 085732931819 ( AHMAD HAMBALI RIYADI / Ryan)
                                       PIN BB       : 7D414DCB
                                       ALAMAT   : SIDOARJO - JAWA TIMUR 


          


      MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG CACING TANAH

             Cacing tanah termasuk binatang invertebrata (tidak bertulang belakang). Ia hidup di    
 dalam tanah yang gembur dan lembab. Cacing tanah mengandung kadar protein tinggi,  
sekitar 76%, jauh lebih tinggi daripada kadar protein pada daging mamalia (65%) dan ikan     (50%) (adhi, 1997). Cacing tanah dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pakan ternak   dan  ikan pengganti bahan pakan impor karena kandungan proteinya yang tinggi. Selain itu   cacing tanah juga dimanfaatkan sebagai obat tifus  dan bahan baku pembuatan kosmetik     (palungkun,1999).produksi cacing tanah adalah perusahaan yang bisa cocok untuk banyak pemilik lahan kecil. Operasi dengan satu atau dua tempat tidur worm membutuhkan biaya yang minimal setup, pemeliharaan, dan tenaga kerja. Sebuah usaha kecil dapat ditangani dengan tenaga kerja keluarga. Jika Anda tinggal di sebuah peternakan, Anda mungkin sudah memiliki banyak bahan yang dibutuhkan untuk membangun tempat tidur worm dan makan cacing

           Ini merupakan peluang pemasaran yang cukup besar untuk cacing tanahMenurut Survei Nasional terbaru Perikanan, Berburu, dan Taman-Associated Rekreasi, ada 30 juta nelayan rekreasi yang menghabiskan lebih $ 40 miliar per tahun di Amerika Serikat. Pengomposan adalah kesempatan berkembang bagi produsen cacing tanah karena banyak pemilik rumah dan kota sedang mencari lingkungan cara yang ramah untuk mengelola limbah organik. Data pada nilai cacing tanah yang dijual di Amerika Serikat tidak tersedia, tetapi pasar cukup besar untuk mendukung impor cacing tanah dari Kanada. Isu yang paling penting yang menghadapi cacing tanah potensial penumbuh adalah permintaan pasar yang cukup. Cacing tanah dijual untuk pakan ternak, kebun rumah, atau sistem pembuangan limbah organik biasanya dijual dalam jumlah pound atau saat cacing tanah untuk umpan umumnya dijual dalam kemasan yang lebih kecil.
       Permintaan musiman dan lokasi ini sering penting untuk keberhasilan pemasaran. Anda harus menyediakan apa yang pelanggan inginkan pada saat yang mereka inginkan. Ini berarti menawarkan cacing tanah berkualitas tinggi dalam berbagai ukuran kontainer dengan harga menarik, membuka pagi untuk nelayan, dan memelihara kontak pribadi dengan pelanggan atau pengecer. cacing tanah dapat dijual langsung ke nelayan dan tukang kebun atau grosir ke toko-toko umpan. Berbagai jenis kontainer dapat digunakan, termasuk karung kertas, karton karton, dan cangkir yang terbuat dari kertas, plastik, atau styrofoam. Jangan kerumunancacing tanah dalam wadah. Satu pon cacing tanah merah (sekitar 500 cacing) akan masuk ke dalam wadah galon. Sebuah kontainer liter memegang sekitar 250 dan wadah setengah pint sekitar 50 cacing tanah merah.
          Siklus Hidup Cacing Tanah
           Paling komersial cacing tanah mengangkat hidup di serasah permukaan dan memakan membusuk bahan organik. Umpan cacing utama dibesarkan di Amerika Serikat adalah cacing tanah merah (Lumbricus rubellus). Ini adalah varietas yang paling populer karena tahan banting dan kemampuan untuk mentoleransi konsentrasi besar membusuk bahan organik.
Spesies cacing lain kadang-kadang ditanam untuk umpan termasuk malam crawler Afrika (serta Eudrilus eugeniae) dan cacing Brandling (Eisenia foetida, juga dikenal sebagai "wigglers merah"). crawler malam Afrika tumbuh terbaik pada suhu yang lebih tinggi dan lebih cocok untuk produksi di iklim hangat. Mereka sering digunakan dalam sistem vermiculture (sistem yang menggunakan cacing tanah untuk mencerna sampah organik untuk membuat kompos). Brandling cacing, meskipun mereka dapat digunakan untuk umpan memancing, 
      1. Bagaimana siklus hidup cacing tanah  ?
          Usia cacing tanah bisa diketahui melalui tingkat kerapatan segmen / garis lingkar
          disepanjang tubuhnya. Semakin rapat segmennya semakin tua usianya.
          usia cacing tanah hanya 1 tahun saja.
       
       2.Apa saja fase perkembangan cacing tanah lumbricus ?
           @ Fase belum produktif usia 0-1.5 bulan.
           @ Fase mulai produktif usia 1.5-2 bulan.
           @Fase produktif usia 2-6 bulan.
           @Fase kurang produktif usia 6-12 bulan.
           @Fase tidak produktif usia > 1 tahun.

        3. Apa yang dimaksud cacing tanah bersifat hemafrodit ?
            Hemafrodit artinya cacing tanah memiliki dua alat kelamin ganda, Yaitu alat kelamin jantan
            (posisi tubuh bagian atas ) dan alat kelamin betina (posisi tubuh bagian bawah).
            Meskipun cacing tanah mempunyai alat kelamin ganda, tetapi cacing tanah tidak bisa                            melakuka perkawinan sendiri. cacing tanah harus mendapatkan pasanganya untuk melakukan
            perkawinan dengan posisi berbalik dimana alat kelamin jantan menempel pada alat
            kelamin betina pasanganya.
              

         4. Berapa lama masa kopulasi/ perkawinan cacing tanah berlangsung ?
             Kopulasi atau perkawinan cacing berlangsung selama 2-3 jam. Selanjutnya saling
             melepaskan diri. Umumnya cacing melakukan kawin pada malam hari. Karena semua aktivitas                cacing misalkan : berpindah tempat, makan, mencari pasangan dll, umumnya dilakukan pada
             malam hari mengingat cacing adalah hewan nocturnal/ atau tidak menyukai cahaya.


          5.Bagaimana 
cacing tanah bertelur ?
             Proses embrio menjadi larva cacing tanah berlangsung selama 14 hari. Selanjutnya telur
             ( kokon) yang berisi larva, dikeluarkan melalui mulut cacing tanah dengan gerakan
             peristaltik/ gerak dorong dari seluruh otot tubuh cacing tanah. Umumnya ketika cacing
            mengeluarkan telur, ekor cacing melilit/ melingkar di permukaan. Dalam satu telur ada berapa                 larva cacing  bisa berisi 2-14 larva, namum tidak semua telur cacing tanah yang menetas dan               mengeluarkan larva cacing bisa bertahan hidup, tergantung kondisi tubuh larva itu sendiri dan               lingkungan hidupnya.
           
         6. Bagaimana bentuk kokon atau telur cacing tanah?
             Kokon cacing tanah berbentuk seperti bulat lonjong berwarna hijau semu sebesar pentol
             korek. Semakin tua usia telur, semakin gelap warnanya.
           
         7. Kenapa cacing perlu dijadikan komoditas budidaya ?
             Prospek pasar cacing sangat terbuka, Budidaya cacing relatif mudah dan murah, Makanan                    cacing hampir semua limbah organik, Perkembangbiakan yang relatif cepat dan alami
             Resiko penyakit dalam budidaya cacing relatif sangat minim Harga cacing relatif tinggi



       Kegunaan Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus) :
  • sebagai pakan ternak : lele, ayam, bebek, dll
  • sebagai obat Menurunkan kadar kolesterol, Meningkatkan daya tahan tubuh,Menurunkan tekanan darah tinggi, Meningkatkan nafsu makan dll
  • sebagai pembuatan kosmetik
          
       Kegunaan Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus) :
  • sebagai pakan ternak : lele, ayam, bebek, dll
  • sebagai obat Menurunkan kadar kolesterol, Meningkatkan daya tahan tubuh,Menurunkan tekanan darah tinggi, Meningkatkan nafsu makan dll
  • sebagai pembuatan kosmetik
       Langkah Memulai Budidaya Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus)

  1. Tempat cacing tanah
  2. Persiapkan media
  3. Persiapkan makanan yang dibutuhkan
  4. Pembelian bibit / indukan cacing
  5. Perawatan rutin
  6. Masa panen


1. Tempat  cacing tanah

    @ Bagai mana persyaratan tempat tinggal cacing yang layak ?

         - Sebaiknya ada peneduh / penutup sehingga tidak terkena sinar matahari

            langsung, karena cacing tanah sensitif terhadap sinar matahari. Peneduh cacing bisa
                terbuat dari terpal, kain, paranet, asbes,bambu dll.
           -  Tempat tinggal cacing tanah harus menjamin bahwa sirkulasi/ resapan air harus lancar
                atau cepat tuntas. Karena cacing tanah tidak suka pada tempat yang kandungan airnya
                tinggi/ berlumpur.
           -   Tempat tinggal cacing tanah harus mudah dijangkau oleh tangan, sehingga mudah
                dikontrol, mudah saat perawatan rutin dan saat panen.

       @  budidaya cacing tanah bisa dilakukan di daerah yang suhunya panas ?
             - Budidaya cacing tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungan, tetapi dipengaruhi
                kondisi media cacingnya itu sendiri.

       @ Terbuat dari apakah rumah cacing tanah yang paling bagus ?
            - Model kolam persegi dari bahan semen dan batu bata/ paving/ batako.
            - Model kolam persegi dari bahan terpal/ banner.
            - Model kotak kayu seukuran kotak telur
            - Model rak kayu bertingkat
            - Model kotak keranjang buah. seperti contoh di bawah



peternakan kami menggunakan sistem rak besi dan batu bata ringan, alangkah baiknya kalau untuk menghemat biaya anda menggunakan sistem batu ringan saja, karena lebih efisien dari segi harga


ini adalah kotak cacing tanah ukuran1,10 * 60 cm, alas kotak bisa menggunakn benner bekas, karung sak bekas, karpet bekas ataupun kasa nyamuk






Rak besi siku dengan kotak bekas pallet, ( kaki rak besi harus di berikan kaleng cat / wadah
 yang berisikan oil bekas. agar terhindar dari semut. masing-masing dapat
menampung 2 sampai 5 kg bibit.







Pemanfaat batu bata ringan putih sebagai rak  dengan cara batu bata di tumpukkan 



2. Mempersiapkan Media 
     syarat media yang sehat :


      Gembur, Selalu ada media baru ( proporsi 50% media-50% kascing ) ,Kelembaban media normal (         tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering ),Temperatur / suhu media stabil pada suhu normal, PH         media netral ( 6.5-7 )
      Peternakan kami menggunakan  Media :
  • cocopeat / serbuk kelapa
  • log jamur ( bekas ) 
  • serbuk gergaji
Contoh Media yang digunakan, diantaranya adalah:




              Sabut kelapa atau dikenali juga dengan istilah cocopeat merupakan limbah perkebunan yang        berlimpah di daerah penghasil kelapa, tanaman yang masih keluarga aren-arenan atau Arecaceae 
      ini, seluruh bagiannya mempunyai manfaat yang besar bagi manusia. Jika air kelapa mempunyai         manfaat penting sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair
      Selain memperbaiki aerasi pada tanah pertanian, manfaat lain dari sabut kelapa adalah memiliki   
      kemampuan menyimpan air 6 kali lipat dari volumenya. Dengan kata lain, jika berat sabut kelapa       1 kg maka daya simpan air bisa mencapai 60 kg air, tentunya menggunakan sabut kelapa sebagai        bahan dasar pupuk organik merupakan solusi tepat untuk daerah yang minim curah hujan. 
      cocopeat paling cocok untuk media cacin, karena tidak terlalu panas untuk cacing tanah.



          Log Jamur, adalah limbah hasil budidaya jamur. Saat ini kami menggunakannya sebagai media     utama, karena log jamur memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan media   
    lainnya sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan cacing tanah.

                                             
ini adalah media cacing tanah dari serbuk gergaji kayu kelapa. gambar di atas adalah proses fermentasi media dengan menggunakan molase / tetes tebu serta di campur air, proses fermentasi ini berguna untuk mengurangi kutu tanah.cara melapukkan serbuk gergaji yang baru dan berapa lama?
Point pertanyaan diatas bertujuan untuk menghindari terjadinya luka dan kondis stres pada cacing. Apa bila cacing tidak cocok dengan media tempat tinggalnya, maka cacing akan terus keluar dan terjadi resiko kematian dalam media. Langkah yang baik uktuk menghindari itu dengan cara sebagai berikut:

    -  Cuci /siram dengan air supaya kandungan getah, minyak, olie, dalam serbuk
       gergaji berkurang.
    -  Serbuk kayu 3 karung ditambah percikan air yang mengandung fermentator/
       probiotik.
       Perbandingan probiotik dengan air adalah setiap 1 tutup botol probiotik
       dengan 1 liter air.
    -  Media yang sudah dicampur dengan probiotik tadi di taruh di tempat beralaskan
       terpal, kemudian ditutup rapat, setiap 2-3 hari dibolak -balik untuk mengurangi
       naiknya suhu media selama proses fermentasi.
  - Proses fermentasi berlangsung selama 2-3 minggu, baru media bisa digunakan.

       manfaat fermentasi ?
    -  Mempercepat proses pelunakan/ pelapukan
    -  Menetralkan dampak negatif dari gas -gas, kelebihan asam, bakteri.
    -  Mengurangi polusi bau
    -  Menambah nafsu makan 
 cacing tanah

cacing tanah biasanya mengalami stress, ini di sebabkan karena Media yang terlalu basah,
Media yang terlalu kering, Media yang memadat, Media yang terkontaminasi oleh bahan kimia, gas gas atau aroma yang kuat




3.   Persiapkan makanan yang dibutuhkan

         Macam-macam makanan yang diberikan untuk cacing tanah, diantaranya :
  •  Nasi yang sudah basi
  •  Ampas Tahu
  •  Kulit buah
  •  Sayuran yang tidak termakan
  •  Kupasan kulit kentang, wortel, bawang, batang kangkung dli
  • Contoh pakan dengan amaps tahu
             

         #nb : semua makanan di atas harus di haluskan terlebih dahulu dengan cara di blender, agar                          bisa di cerna dengan baik oleh cacing.


Cara pemberian pakan  ada tiga cara antara lain diberikan secara langsung, dibusukkan terlebih dahulu dan difermentasi terlebih dahulu, fermentasi berarti memberikan “tetes tebu” untuk meningkatkan jumlah bakteri dalam makanan serta pemberian vitamin khusus cacing yang bisa di dapatkan di toko peternakan sekitar.



          4.  Pengadaan indukan cacing tanah

                      Pengadaan indukan, bias dibeli langsung dari peternak cacing itu sendiri, hal ini lebih baik            dibandingkan mencari sendiri di alam, karena kemampuan berkembang biak tidak bagus dan               kadang tidak bias beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

          5.   Lakukan perawatan rutin

                      Perawatan yang dimaksud dengan, pemberian pakan secara rutin dilakukan setiap hari                   sekali. Selain itu banyak beberapa hama yang mengganggu proses budidaya, diantaranya          
                adalah semut, kutu tanah, orong-orong, rayap,  tikus, kadal, katak, tokek, dll. selain itu media               harus di siram setipa 2 hari sekali, agar media menjadi lembab.
      
                Langkah membasmi hama antara lain :
  • Jaga kebersihan lingkungan
  • Antisipasi semut : dengan kapur semut, cairan odol, baygon
  • Antisipasi tikus/kadal : jedingan ditutup dengan kasa/jaring
  • Antisipasi Kutu tanah : fermentasi media.Kutu tanah termasuk hewan yang suka menempel pada media yang lembab Misal kertas yang lembab, lembaran daun pisang dll. Jika kutu tanah banyak kita bisa menaruh lembaran kertas koran/ karton yang sudah sedikit dibasahi
    diatas permukaan media, kita tunggu 1-2 jam dan ketika kutu tanah sudah banyak yang menempel,  kertas kita angkat, lalu kutu tanah kita buang.
            6.  MASA PANEN
p          
                 Panen merupakan langkah akhir di dalam perjuangan budidaya cacing tanah, setelah    
       melewati proses yang cukup panjang dengan di awali membuat media budidaya cacing tanah      sebagai langkah awal peternakan cacing tanah.Selama musim tanam, cacing tanah makan di malam hari di dekat permukaan tidur. Waktu terbaik untuk panen adalah di pagi hari sebelum cacing  tanah bergerak lebih dalam ke tempat tidur. Hapus bagian atas 2-3 inci dari bahan landasan, memisahkan cacing berharga, dan kembali bahan tempat tidur ke tempat tidur. Anda dapat memisahkan cacing dengan tangan menggunakan layar menyortir atau dengan pemisah cacing tanah komersial. Sebuah meja sortasi beberapa hari 'supply dan toko cacing tanah dijual di tempat tidur material lembab atau gambut.


  1. Umumnya panen dilakukan setelah 4 bulan penanaman bibit
  2. ada saat panen,cacing tanah yang diambil adalah sekitar 25% dari jumlah cacing tanah yang ada
  3. ukuran biomass cacing tanah yang dipanen bebas.

             Contoh gambar panen
                             
               


  • cara teknik memanen hasil budidaya cacing tanah yang kita miliki.
         1. Teknik Layer, cara ini menggunakan layer sebagai pemisah antara media dan cacing tanah. 

         2. Teknik Gunungan, cara ini biasa kami gunakan untuk memanen cacing tanah yang siap di 
             panen.

         3. Teknik Ayak, sebenarnya teknik ini tidak di sarankan karena membuat cacing tanah stres

         Sebenarnya masih banyak sekali teknik panen yang bisa kita gunakan untuk memanen hasil budidaya cacing tanah yang kita budidayakan ini, mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua


    kesimpulan

        dalam budidaya cacing tanah di butuhkan ketelatenan dan kesabaran, untuk seorang pemula budidaya cacing tanah tidak semuda yang di bayangkan, karena akan banyak sekali  kendala yang berdatangan, untuk itu di butuhkan kesabaran agar bisa mengatasi kendala tersebut. sebelum melakukan memulai usaha cacing tanah ini, harus di pikirkan secara matang mulai dari tempat nya, management pakan nya, media nya , kelembapan nya dll. ingat jangan terlalu banyak mikir ya...!!!! harus action, action, action. cacing wani sukses. wasssalam